Bagaimana Jika Muslimah Jatuh Cinta
*********
Bagaimana yaaa jika muslimah itu jatuh cinta
*********
Bagaimana yaaa jika muslimah itu jatuh cinta
Kalau lagi jatuh cinta muslimah itu bagaimana
yaaa? *kusut*
Nah, jatuh cinta ke manusia itu bagai
pertanyaan yang terus ditanyakan, tapi tak bisa dijawab kiki emotikon
Ada yg keringet dingin, ada yg sesek nafas,
ada yg suka bengong. Dear kamu lagi jatuh cinta apa lagi sakit?
Cinta itu fitrah, Ia datangnya tiba-tiba,
mungkin dari mata turun ke hati, dari telinga turun ke hati, lalu bersemi..
Wajah merona, senyum malu-malu, tatkala ada
yg menyebut namanya. Hati menggalau saat diam-diam membaca status atau melihat
fotonya
Penyair pernah bilang: “Aku tak tahu apakah
pesonanya yang memikat
Atau mungkin akalku yang tidak lagi ditempat”
Atau mungkin akalku yang tidak lagi ditempat”
Cinta adalah kumpulan segala rasa. Siap
bahagia, siap diuji pula. Jika ada satu rasa yang berkurang, biasanya rasa
cinta itu berkurang pula.
Cinta menjanjikan kebahagiaan semu, habis
waktu pikirkan si dia, semua nampak bagus, cinta itu membuat buta ada
benarnya..
Muslimah, mungkin cinta mmg tak pernah salah,
hanya cara kita yg salah, membawanya ke jalan yang salah, bahkan memilih org yg
salah
Muslimah, renungi ini, cinta apa yg kau
pendam itu, termasuk cinta yg menipu atau cinta yg sungguh karna Allah?
Jika muslimah jatuh cinta, ia memendamnya
dalam diam, malu dengan hijabnya, terlebih Ia malu pada Rabbnya..
Jika jatuh cinta, ia berusaha menghapus
rasanya, tetaplah Allah satu dalam hatinya..
Jika Ia jatuh cinta, dipendamnya dalam hati
yg terdalam, orang lain tak dibiarkan tau, apalagi si dia yg dituju
Cinta takkan ia biarkan bersemi, semakin
mengingat si dia, semakin sering menyebut nama Allah
Semakin sering berharap akan kehadirannya,
semakin keras ia berusaha melupakan..
Muslimah takkan biarkan rindu itu bergelora,
justru kekhawatirannya semakin muncul, ia takut Allah marah padanya
Ia hindari pertemuan, ia menghindari
interaksi, menjaga suaranya, menahan pandangannya, meski hatinya bergetar cetar2
Saat kita sudah merasa dialah orang yang
tepat, bukan hanya karna fisiknya, tapi karna keimanan, bawalah namanya dalam
doa kita
Saat jatuh cinta, ia jatuh pada orang yg
benar, yg nantinya akan membimbingnya.. tidak karna cinta ia merendahkan
dirinya..
Muslimah, muliakan dirimu, cinta akan datang
disaat yang tepat, berdoalah dia orang yg tepat, semoga waktunya semakin dekat.
Orang yg kita cintai dalam diam belumlah
halal, dan belum tentu akan halal. Bersabarlah, janji Allah sudah ada pendamping
untuk kita
Mungkin dia, mungkin juga bukan dia,
janganlah terikat dgn sesuatu yg masih mungkin.
Jangan habiskan waktumu untuk cinta manusia,
kejarlah Allah, maka kebaikan-kebaikan akan datang kepada kita..
Jika kita mencintai Allah, maka rasa cinta terhadap
apapun akan sirna. Itulah cinta sejati, cinta dijalan yang benar
Jangan takut, jika ia adalah yang terbaik,
Allah akan dekatkan, jika bukan yg terbaik, Allah akan selesaikan dengan
caranya..
Pria, jika kau belum mampu menikahinya,
jangan kau nodai kesucian cinta. Menjadikan cinta yg awalnya indah, menjadi
akhir yg penuh masalah
Pria, janganlah kau janjikan waktu
pernikahan, jika masih setahun lg, mash 3 tahun lg. Janjimu sebelum menjadi
suami seringnya palsu
Saat kau merasa mampu, datangi dan lamar dia.
Cukuplah sebulan siapkan proses pernikahan.
Cinta dalam islam adalah tanggung jawab.
Bukan sekedar pertemuan dan kata-kata indah, tapi yg mengikat kalian dlm
pernikahan.
Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain,
pasti kehormatan dirinya akan terjaga. (Umar bin Khattab ra.)
Saat dilahirkan kita bagai kapas putih, yang
membuatnya semakin menghitam adalah perilaku kita sendiri..
Mari kita teladani Ali. Ia menjaga cintanya
untuk Fatimah, hingga Allah menyatukan mereka dalam pernikahan
Ali sangat menjaga kata-katanya, ekspresinya,
sikapnya, bahkan setan tdk tau urusan cinta dalam hati mereka
Ali belum siap, maka ia belum melamar
Fatimah. Saat Abu bakar dan Ummar melamar Fatimah, hatinya bagai tercabik.
Ternyata lamaran Abu bakar dan Ummar ditolak.
Ali memberanikan diri maju melamar Fatimah.
Meminta Fatimah menunggu 3 tahun lg? Itu
memalukan. Meminta Fatimah menunggu hingga ia siap? Ia merasa sudah dewasa.
Jantan
"Engkau pemuda sejati wahai Ali. Pemuda
yg siap bertanggung jawab atas cintanya. Ahlan Wasahlan". Begitu kata Nabi
dengan senyumnya.
Dengan keberaniannya Ali menikahi Fatimah,
tanpa janji-jani, tanpa nanti. Inilah cinta yg bertanggung jawab
Fatimah berkata kpd Ali: Maafkan aku, sblm
menikah aku pernah mencintai seseorang.. | Lalu knp kamu mau denganku? Siapa
pemuda itu? | Kamu..
Ya Allah, hadiahkan kepadaku seorang seperti
Ali, dan jadikanlah aku Fatimah baginya :')

Tidak ada komentar:
Posting Komentar