Kutunggu Pinanganmu... ^^
*******
Sabar dalam penantian
*******
Sabar dalam penantian
Merindukan pendamping hidup adalah fitrah
setiap insan. Wanita, sebagai makhluk Alloh yang cenderung ingin diayomi atau
dilindungi, tentu wajar berharap pula akan kehadiran seorang ikhwan dalam
hidupnya. Dan saat menanti adalah
ujian berat bagi seorang gadis. Sebagai bunga
yang sedang mekar atau yang mungkin telah mekar sekian lama, seringkali ia
terlena dengan tawaran manis si kumbang yang datang mempesonanya. Sayang, kebanyakan kumbang–kumbang itu sekedar ingin menggoda
saja. Malah ada pula yang sekedar ingin menghisap madunya tanpa mau bertanggung
jawab.
Na’udzubillah! Begitulah fakta di masa kini.
Realita fitnah syahwat yang terjadi di mana–mana hingga banyak wanita kehilangan
kehormatannya. Karena itu, setiap gadis muslimah hendaknya pandai–pandai
menjaga diri dan selalu berhati–hati, jangan sampai tertipu. Lalu, apa yang
sebaiknya dilakukan oleh seorang gadis muslimah dalam penantian?
a. Memperbanyak amal ibadah
Seorang muslimah dalam masa penantian
hendaknya semakin mendekatkan diri kepada Alloh. Pendekatan diri kepada Alloh
dengan memperbanyak amal ibadah, khususnya ibadah sunnah. Karena ia bisa
menjadi perisai diri dari berbagai godaan.
b. Do’a dan tawakal
Rezeki, maut, termasuk jodoh manusia sudah
diatur oleh Alloh, dan Dia maha mengetahui yang terbaik bagi hambaNya, yang
bisa kita lakukan adalah berikhtiar dan berdoa, kemudian bertawakal kepadaNya.
Hanya kepada Alloh kita berserah diri dan mohon pertolongan. Berdoalah agar
segera dikaruniai jodoh yang shalih, yang baik agamanya, dan bisa membawa
kebahagiaan bagi kita di dunia dan akhirat. Yakinlah Alloh akan memberikan yang
terbaik. Bukankah Dia akan mengikuti persangkaan hambaNya? Karena itu jangan
pernah berburuk sangka terhadap Alloh.
c. Mempersiapkan diri, membekali diri dengan
ilmu
Bekali diri dengan ilmu, khususnya ilmu
agama, terutama yang berkaitan dengan kerumah tanggaan. Lalu, bekali diri
dengan keterampilan berumah tangga. Seorang suami tentu saja akan senang bila
istrinya terampil dan cekatan. Terakhir, persiapkan diri menjadi istri shalihah
dan sebaik–baik perhiasan bagi suami. Jangan lupa untuk merawat diri agar
selalu tampil cantik dan segar. Tapi ingat, kecantikan itu tidak untuk diumbar
sembarangan, persembahkan hanya untuk suami tercinta kelak.
Kepada para ikhwan
Bagi para ikhwan, ketahuilah sesungguhnya
telah banyak akhwat yang siap. Mereka menunggu pinanganmu. Mereka menunggu
keberanianmu. Tunggu apalagi jika engkau pun sudah siap menikah dan merindukan
seorang istri? Ayolah, jangan ikhlaskan wanita–wanita shalihah itu dinikahkan
dengan laki – laki yang tak baik agamanya. Ingat bahwa Alloh akan menolong
seorang pemuda yang berniat menikah demi menyelamatkan agamanya. Karena itu,
bersegeralah mencari pendamping yang bisa membantumu bertaqwa kepada Alloh.
Sumber: Majalah nikah Vol.4, no.11 Februari
2006 Muharam 1427

Tidak ada komentar:
Posting Komentar